KTB Targetkan Market Share 48 Persen dengan Kehadiran Truk Euro 4

Zilelev.com – PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), menargetkan menguasai 48 persen market share sepanjang 2022 melalui kehadiran jajaran truk berstandar Euro 4.

“Market share kita di 2022 ialah 48 persen meningkat dari 46,7 persen. gampang-mudahan bisa kita capai,” ujar Duljatmono, Gross sales and Advertising and marketing Director KTB, di Tangerang Selatan, Jumat (25/3/2022).

Duljatmono menambahkan, kontribusi terbesar ketika ini masih pada tipe LDT colt diesel yang namanya kini diganti berubah jadi Canter 6 ban.

“Buat pasar 6 ban kita menguasai pasar 90 persen. gampang-mudahan bisa kita bendung bagi berubah jadi yang terbaik,” kata Duljatmono.

Baca Jua:
Hadirkan Produk Berstandar Euro4, KTB Sarankan Konsumen Gunakan Bahan Bakar di Bawah 50 PPM

Sepanjang tahun lalu, KTB mencatatkan pencapaian pangsa pasar sebesar 46,7 persen. Fighter, produk MDT Mitsubishi Fuso, menunjukkan peningkatan pangsa pasar pada 2021.

Sebelumnya KTB authorized meluncurkan 29 truk terbarunya dengan standar emisi Euro 4. Dari jumlah itu, 15 di antaranya ialah varian Canter juga 14 varian Fighter X.

Canter merupakan nama baru bagi kendaraan niaga legendaris, Colt Diesel. meski Fighter berubah nama berubah jadi Fighter X dengan warna kabin baru. Fuso mengklaim, kedua kendaraan ini telah ditingkatkan di sisi teknis berubah jadi lebih kuat.

Hadir dengan standar Euro 4, mesin 4V21 bagi Canter juga mesin 6M60 bagi Fighter X dengan teknologi Frequent Rail bisa menghasilkan tenaga mesin yang maksimal, torsi yang lebih tinggi di vary rpm (putaran mesin) yang lebih panjang sehingga performanya lebih maksimal.

Selain itu, teknologi Exhaust Gasoline Recirculation, Optimistic Crankcase Air flow, juga Diesel Oxidation Catalyst Muffler kapabel menurunkan kadar emisi NOx (Nitrogen Oxide) sehingga emisi gasoline membuang kendaraan lebih ramah lingkungan.

Baca juga:  Pertumbuhan Crypto App Mencapai 902% di This autumn 2021

Baca Jua:
Terapkan Standar Euro4, Produk KTB Perlu Perwatan Khusus?

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.